Follow Us @soratemplates

Saturday, May 26, 2018

Belajar Menulis Bagian 1

May 26, 2018 0 Comments

Belajar Menulis Bagian 1

Pada dasarnya setiap orang yang suka membaca pasti bisa menulis. Gak percaya? Lihatlah sekarang dengan adanya  sosial media, sebagian besar pengguna bahkan anak SD pun sudah mulai menulis postingan yang berisi  curahan hati mereka. Sebelum adanya kecanggihan tekhnologi, orang sudah terbiasa menulis  surat untuk berkomunikasi . Mereka  menuangkan  curahan hati, keinginan atau inspirasinya sampai berlembar-lembar. Hal ini membuktikan bahwa sebenarnya setiap orang memiliki bakat menulis. Namun pertanyaannya , bagaimana cara menulis yang baik agar pantas dipublikasikan dan bisa dinikmati pembaca.
Bagi para pemula , Tips-tips berikut bisa patut dicoba agar tulisan menjadi menarik untuk dibaca.

1.       Membiasakan Menulis
Prof. Mudrajad Kuncoro, seorang dosen yang menulis buku “ Mahir Menulis”  mengibaratkan kebiasaan kegiatan menulis seperti  kebiasaan merokok.  Bagi seseorang  yang tidak biasa merokok, apabila tiap hari menghisap satu batang rokok merokok dalam satu bulan dia bisa dikatakan menjadi seorang perokok. Membiasakan menulis membuat kita lancar mengalirkan ide dan pikiran kita. Semakin sering kita menulis semakin tahu kekurangan dalam style tulisan kita . Practices make perfect.
2.       Jangan Sungkan Membaca
Dikatakan bahwa amunisi seorang penulis adalah membaca. Dengan banyak membaca, semakin meningkatkan pengetahuan, menemukan ide atau inspirasi dan rasa percaya diripun tumbuh untuk menulis.
3.       Berdiskusi dengan Orang Lain
Dengan meminta saran, masukan atau kritikan terhadap ide yang akan ditulis akan semakin mengasah  kemampuan berpikir dan kemudahan memahami opini orang lain.
4.       Mengingat  Peristiwa atau Kejadian yang Kita Alami
Panduannya bisa  dengan cara kita List pengalaman menarik kita,  lalu tulis pengalaman yang paling berkesan terlebih dahulu. Dengan sedikit mengingat, merenung dan konsentrasi semua yang kita alami bisa diabadikan dalam sebuah tulisan.
5.        Cari Tahu  kekurangan Ilmu Kebahasaan Dalam Menulis
Sharing dari couch saya tentang gampang menulis artikel, beberapa  kesalahan berikut  sering dilakukan pemula .
1. Judul harus ditulis dengan awalan huruf kapital di setiap kata, kecuali kata sambung dan kata sandang, seperti "yang, untuk, bagi, dengan, ke, si, sang". Contohnya: Galau Karena si Kecil Nggak Mau Makan? Siasati dengan 5 Jurus Mudah Berikut Ini! jangan lupa untuk memilih kata-kata yang unik dan menarik agar pembaca mau menikmatinya
2. Penulisan kata dengan awalan "di dan ke"
ini rumusnya;
* di+kata kerja = digabung/disambung
contoh : dimakan, ditendang, disiksa, dilirik
* di/ke+kata tempat = dipisah
contoh: di rumah, di dapur, di sekolah, di mana, di situ, di sini, di sana. ke sana, ke sini, ke rumah, ke sekolah, dll
3. selalu cek sebelum kirim artikel untuk meminimalisir kesalahan ketik / typo
4. angka ditulis dengan huruf kecuali jika lebih dari 2 kata. Misalnya 15= lima belas
21= tetap ditulis 21 karena kalau ditulis dengan huruf jadinya lebih dari 2 kata ==> dua puluh satu. Ada pengecualian untuk penulisan angka pada judul, untuk artikel online diperbolehkan, seperti contoh di atas
5. jangan curhat!
selalu tuliskan artikel yang bermanfaat, meski berbasiskan pengalaman kita, jangan pernah curhat menye-menye. Minimalisir kalimat langsung yang memakai tanda kutip. Tuliskan pengalaman kita menjadi tulisan yang berguna bagi pembaca. Misal: pengalaman baby blues, akan sangat bermanfaat jadi artikel "tips melawan baby blues pada ibu baru"
6. Pemakaian tanda baca harus tepat. Kalau titik itu untuk mengakhiri atau menutup kalimat. Koma untuk memberi jeda, tanda seru dan tanda tanya pergunakan sebagaimana mestinya. Jangan terlalu sering memakai tanda titik tiga.
7. Bikin kalimat yang efektif
Artinya kalimat pendek pendek tapi padat dan jelas. Jangan bikin kalimat panjang kayak kereta api tapi isinya mbulet mbulet nggak karuan. kasian pembacanya.
8. Kalau nggak yakin penulisan sebuah huruf, cek di kbbionline.com. misalnya : peduli, embusan, besuk, camilan, napas, hafal, rezeki, dll.
Nah, udah jelas ya panduannya, yuk kita mulai menulis agar hidup kita lebih berarti.


Tuesday, May 1, 2018

About Me

May 01, 2018 0 Comments
Hai, Just call me Bu Ita!


Seorang ibu sekaligus guru yang sedang belajar bagaimana mendidik buah hati dan siswa dengan benar.  Tertarik pada bidang psikologi, English dan tulis-menulis.

Meski sudah banyak makan asam garam dalam dunia mengajar, tetap saja ada rasa haus akan ilmu . yang pastinya ditujukan untuk pengembangan diri dan perbaikan anak didik.

Menulis jadi bagian cara saya mengembangkan diri, mengurangi keluh kesah dan juga jadi trik jitu mengurangi kumpul-kumpul menghibah orang. Dengan mencari penawar dahaga, berbagi pengalaman serta ilmu yang saya dapat, semoga bisa bermanfaat dan menjadikan hidup saya berkah.

Salam,

Ita