Follow Us @soratemplates

Tuesday, August 28, 2018

Pameran Buku Cerita Pop Up, Sebuah Umpan Munculnya Penulis, Seniman dan Illustrator Muda


Pameran Buku Cerita Pop Up, Umpan Manis Munculnya Penulis, Seniman dan  Illustrator Muda

Pada tanggal 21 April yang lalu, SMK Texmaco Pemalang membuat program pameran Buku Pop Up Berbahasa Inggris. Program ini sendiri diwajibkan  bagi seluruh siswa kelas X yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan sebagai wadah pengembangan bakat siswa.

 Buku Pop Up yang dikenal sebagai movable book atau buku bergerak selalu menarik perhatian bagi setiap pembaca di segala umur. Hal ini dikarenakan  ada “kejutan” yang dinantikan di setiap halaman yaitu sebuah dimensi atau elemen yang “pop” atau muncul. Konstruksi  pop tiga dimensi dibuat secara ahli dengan tingkat akurasi yang sempurna agar dimensi yang dimunculkan pas ketika dibuka atau ditutup. 

Membuat sebuah pameran buku cerita Pop  Up berbahasa Inggris yang ditujukan bagi siswa bukanlah hal yang mudah. Hal ini dikarenakan proses pembuatannya yang rumit, teliti dan diperlukan ketelatenan. Apalagi jika program sekolah tersebut diaplikasikan bagi  siswa SMK yang notabene mereka lebih tertarik pada bidang produktif atau kejuruan. Namun proses yang tidak mudah itulah yang menjadi sebuah tantangan bagi mereka. 

Program pembuatan buku tersebut awalnya hanya sebagai tugas untuk pelajaran Bahasa Inggris karena kebetulan saya mengampu bidang tersebut. Pertama-tama siswa diajarkan untuk bisa menulis sebuah cerita narratif  berbahasa inggris yang menarik. Setelah proses chek and recheck hasil text narrative mereka, selanjutnya menuju proses pembuatan buku Pop Up. Sebelumnya saya usahakan untuk bisa membuat contoh buku tersebut terlebih dahulu agar ada gambaran buat mereka. Kemudian siswa dipertontonkan beberapa channel you tube  dan beberepa link blog seniman pembuat POp Up seperti di www. Robertsabuda.com. tentang bagaimana cara pembuatan pop up. Secara berpasangan siswa diwajibkan membuat buku dari teks yang mereka tulis. Dan dari sinilah saya bisa melihat banyak bakat muncul, dimana banyak siswa yang pendiam ternyata berbakat menjadi penulis. Ada juga yang sering kita pandang remeh karena tidak secemerlang siswa yang lain dalam bahasa Inggris, namun melihat gambar dan sapuan warna dari hasil karya mereka ada bakat besar mereka untuk menjadi seniman dan illustrator .

Adalah sangat menyenangkan untuk bisa memfasilitasi anak didik kita berkarya. Dengan memberi tantangan agar mereka lebih kreatif, memberikan ruang serta perhatian, semua itu akan berbekas untuk kehidupan masa depan mereka.




No comments:

Post a Comment