Follow Us @soratemplates

Monday, November 19, 2018

Berkunjung ke Raudhoh, Rumah Rosulullah Sallahu ‘Alaihi Wasallam, Idola Ummat Manusia!


Part 1

Hai Sobat Blogger

Jika suatu saat kamu diberi kesempatan untuk bertemu dengan Idola yang kamu impi-impikan, apa yang akan kamu lakukan, Sob? Mencium?Memeluk? atau nangis bombay?. Pernahkan kamu berpikir kalau jika itu terjadi, maka merupakan sikap yang  berlebihan?

Iya, itu menurut saya. Karena belum tentu seseorang yang kamu Idolakan di dunia itu mempunyai keteladanan bagus dan patut ditiru,  baik secara sikap maupun budi pekerti. Namun  Sobat, bagaimana jika kamu diberi kesempatan untuk lebih dekat dengan Idola Ummat Manusia, Utusan Allah Yang Sempurna, yang memiliki ciri-ciri seperti  ini?

”Dia sungguh elok. Wajahnya berseri-seri. Bagus perawakannya, tidak gemuk, tidak kecil kepalanya, tampan rupawan. Bola matanya hitam legam, bulu matanya panjang. Suaranya agak serak-serak, lehernya jenjang. Jenggotnya lebat, matanya jeli bagaikan bercelak. Alisnya panjang melengkung dengan kedua ujung yang bertemu, rambutnya hitam legam. “
“Bila diam, dia tampak berwibawa, bila berbicara, dia tampak ramah. Amat bagus dan elok dilihat dari kejauhan, amat tampan dipandang dari dekat. Manis tutur katanya, tidak sedikit bicaranya, tidak pula berlebihan, ucapannya bak untaian marjan. Perawakannya sedang, tidak dipandang remeh karena pendek, tak pula enggan mata memandangnya karena terlalu tinggi. Dia bagai pertengahan antara dua dahan, dia yang paling tampan dan paling mulia dari ketiga temannya yang lain,”
“Dia memiliki teman-teman yang mengelilinginya. Bila dia berbicara, mereka mendengarkan ucapannya baik-baik. Bila dia memerintahkan sesuatu, mereka dengan segera melayani dan menaati perintahnya. Dia tak pernah bermuka masam dan tak bertele-tele ucapannya,”  ( diriwayatkan oleh Ummu Ma’bad, seorang Penutur asli karakterisitik Nabi)
Betapa sempurnanya karakter fisik maupun nonfisik Utusan Allah ini. Tidak akan ada manusia yang sesempurna ini. Jadi saat ada kesempatan bagi kita untuk lebih dekat, akankah muncul rasa biasa-biasa saja?   Siapa yang sanggup hanya  berdiam diri mengagumi dalam hati, tanpa ada rasa yang membuncah yang menggetarkan  jiwa dan raga? 
Inilah yang saya rasakan saat berada di Roudhoh, dekat dengan Makam Rosulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasaallam. Sobat, Sebelum bercerita  lebih jauh tentang pengalaman saya di tempat mulia ini, ada baiknya menyimak apa dan bagaimana gambaran di Roudhah itu!

Ada Apa di Raudhah?

           Raudhah adalah tempat yang sangat mulia yang terletak di dalam indahnya Masjid Nabawi.  Tempat yang sering dikenal sebagai Taman Syurga ini merupakan tempat Rasulullah SAW beribadah, memimpin sholat, menerima wahyu, dan tentunya tempat teriring Para Sahabat Rasulullah SAW

Sebagaimana Rasulullah bersabda:
Antara mimbarku dan rumahku merupakan taman dari taman-taman syurga” (HR. Al Bukhari & Muslim)

Tetapi jangan disalah artikan kalau  Taman syurga atau Raudhah ini  seperti deskripsi taman penuh bunga, ya Sob. Karena tempat istimewa yang sesuai hadist di atas adalah  tempat dimana saat itu Nabi Muhammad SAW melihat semua sahabatnya khusyuk beribadah, berdzikir yang menghadirkan suasana indah sangat mendalam seperti berada di Taman Syurga.
 Jadi diharapkan ketika berada di situ kita bisa menghadirkan suasana khusyuk . Suasana yang memberikan ketenangan, kesegaran seperti berada di Taman Syurga semata-mata karena Allah Ta’Ala.

Lokasi Raudhah

Taman syurga atau Raudhah ini berada di dalam Masjid Nabawi dan berdekatan dengan Makam Rasulullah SAW. Tempat istimewa ini hanya 22 X 15 m saja spacenya. Bisa dibayangkan ya, Sob, dengan space yang tidak begitu luas, bagaimana crowdednya berada di sana.
Oiya perlu kamu ketahui, kalau ciri khas dari Raudhah ini adalah karpetnya hijau. Iya, di dalam Masjid Nabawi yang luas itu terhampar karpet berwarna merah. Hanya tempat istimewa Raudhah ini  yang berkarpet hijau.

Apa keistimewaan Raudhah Jannah atau Taman Syurga ini ?

Jawabannya adalah karena di tempat ini orang bisa melepaskan rindu terhadap Sang Uswatun Khasanah Nabi Muhammad SAW.  Dikatakan juga bahwa  di sini merupakan tempat yang mustajab untuk berdoa, Jadi tidak mengherankan kalau setiap orang ingin bisa berada di tempat istimewa  ini.

Beberapa Kesalahan yang Dilakukan di Raudhah

Meskipun dianjurkan beribadah di Raudhah, namun ada baiknya kita menghindari beberapa kesalahan yang bisa mengotori hati kita  atau malah membuat ibadah kita tidak diterima. Kesalahan tersebut antara lain:
1.      Ikhtilath (campur-baur) antara lelaki dan wanita di-raudhah
2.      Ngalap berkah kepada kuburan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam dengan cara mengusap-usap dindingnya atau dengan cara lainnya
3.      Ngalap berkah dengan mimbar Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam dengan cara mengusap-usapnya
4.      Menginjak-injak atau tidak peduli keadaan yang penting dirinya bisa beribadah di situ.

 So, Sobat  jangan sampai niat kita yang suci datang ke tempat suci ini jadi terkotori karena kesalahan kita ya, pastikan yang ada hanya niat tulus beribadah karena Allah semata. Beberapa kesalahan tersebut memang saya lihat sendiri saat berkunjung ke sana. Apa dan bagaimana pengalaman saya? Silahkan baca part II, ya, Sobat!



No comments:

Post a Comment