Follow Us @soratemplates

Saturday, January 5, 2019

Resolusi 2019, Mencoba Diet Plastik!



Hallo teman
                                                  Gambar: www.national.tempo.co.id

Ngomongin tentang plastik, apa sih yang ada di benak kamu? Sesuatu yang membuat masalah, kan? Bagaimana tidak, kita tahu kalau zat ini sulit diurai yang berakibat mengganggu lingkungan. Apalagi beberapa kali diberitakan ada gajah, ikan paus , lumba-lumba ataupun makhluk lain  yang mati karena makan sampah plastik. 

Dan buat saya sendiri, sebenarnya paling nggak suka lihat plastik kresek. Keliatan “nyumpeg-nyumpegin” alias nggak enak di pandang mata. Beneran lho, saya agak terganggu dengan dihantuinya tas kresek, tampaknya mereka selalu  membersamai saya di alam semesta ini. ada banyak pencemaran yang disebabkan oleh plastik ini. Meskipun kita tidak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan lingkungan, tempat tinggal kita, tapi paling tidak,  tidak menambah banyak sampah plastik di alam semesta ini sangat berarti. 

so, buat resolusi 2019 ini, saya benar-benar pengin berbuat sesuatu untuk mengurangi sampah, terutama plastik.

Saya mengikuti teman yang posting”go Green,” Beberapa dari mereka memberikan ide cara mengurangi sampah plastik dengan cara seperti bawa sendiri botol minuman, bawa tas belanja sendiri, minum tidak perlu pakai sedotan, dan lain sebagainya.

Tampaknya itu ide yang bagus dan mudah diterapkan. Tapi yang terpenting adalah niat untuk melakukannya.  Mau sedikit peduli pada lingkungan? Yuk simak cara mudah ini.

1.      Membawa shopping bag ke pasar.

Gaya banget ya, pakai shopping bag, maksudnya mah tas belanjaan sederhana buat dibawa ke pasar, gitu. Cara ini sangat sederhana tapi bisa mengurangi  sampah plastik di rumah.

2.      Bawa tupperware atau kotak  saat beli ikan atau daging basah di pasar.


Meski sudah bawa tas belanjaan, di dalamnya juga saya bawa tempat atau kotak makanan. Ya, kadang saya malas buang plastik bau bekas ikan atau daging. Jadi hal ini cara gampang buat saya. Bawa kotak yang bisa buat nampung ikan atau daging sekilo. 

Kebetulan kita masih keluarga kecil, baru bertiga jadi beli makanan juga seperlunya. Dan senangnya lagi, karena sering belanja di pasar, jadi punya pedagang langganan. Kalau berbelanja memang jarang menawar tapi saya sering meminta lebih dengan servis mereka. Caranya dengan meminta membersihkan ikan sampai bersih.

3.       Membawa kotak saat beli makanan matang

Pokoknya kalau mau beli makanan apapun bawa kotak makan dari rumah. Terasa aneh awalnya. Karena tidak lazim orang beli makanan  bawa rantang begitu, namun kalau terbiasa malah lebih efisien. Kalau biasanya makanan tersebut ditempatkan dalam plastik terus pulang kita bongkar dulu dan ditempatkan lagi di piring/mangkok, kalau dengan cara ini saya lebih irit tempat dan mengurangi sampah.

4.      Memilah sampah untuk yang organik dan non organik
Kalau ini juga sudah di coba, namun seringkali tidak konsisten. kadang lupa masukin ke keranjang sampah yang buat plastik dan yang bukan. 

5.      Menyimpan botol plastik dan  plastik kemasan makanan ringan anak untuk dibuat ecobrick
Kalau ini masih tahap rencana. Pengennya sih begitu. Ya, paling tidak plastik yang ada sudah dipilah dan ‘sumpel-sumpelin’ aja ke dalam botol, he...

6.      Meminta pedagang membungkusnya makanan dengan daun pisang.
Karena saya tinggal di desa, masih lazim membungkus makanan dengan daun pisang. Saat beli sarapan, saya lebih memilih membawa tempat makan atau dibungkus pakai daun pisang. Lebih sedap.

7.      Mulai mengurangi sedotan.
Orang jaman dulu kalau minum yang langsung dari gelas, ya. Nggak seperti zaman sekarang. Sudah tinggal ‘glegek-glegek’ aja pakai sedotan segala, padahal tanpa itu pun minuman terasa menyegarkan.

Itulah resolusi saya untuk ikut mengurangi sampah plastik.  Mudah-mudahan saya  bisa melaksanakan dan konsisten menjalaninya. Salam.

1 comment:

  1. IONQQ**COM
    agen terbesar dan terpercaya di indonesia
    segera daftar dan bergabung bersama kami.
    p1n bb:*58ab14f5

    ReplyDelete