Follow Us @soratemplates

Sunday, December 20, 2020

Task 11Berbenah Kamar Tidur dan Ruangan Lainnya

December 20, 2020 0 Comments

 

 Task 11 Kamar Tidur dan Ruangan Lainnya

A. Ada beberapa ruang dalam rumahku. Semua ruang itu InsyaAllah sudah sesuai dengan fungsinya masing-masing. Ruang tamu, ruang keluarga yang berseberangan dengan ruang makan, kamar utama, kamar anak dan kamar untuk mushola kecil, dapur dan kamar belakang yang dipakai untuk gudang.


B.Hambatan  dalam  berbenah  ruangan-ruangan  yang  ada di    rumah. Sebenarnya tidak banyak hambatan yang berarti karena dari awal sudah mulai declutering di semua ruang. Kalau ada sedikit paling kamar anak, ya. Karena anak saya yang masih baru beranjak 8 tahun suka buat kamarnya jadi showroom. Segala barang koleksi dia, terutama kerang-kerangan yang dicari di pantai dia gelar di meja belajar. Untunglah setelah dijelaskan boleh disimpan asal punya rumah alias masuk dalam box , dia mau ngikutin.


C.Tingkatan  dalam  berbenah  ruangan  dimulai  dari kamar utama, kamar anak, ruang tamu dan ruang keluarga.  


Ruang yang paling mudah dibersihkan adalah ruang tamu, ruang keluarga dan ruang makan. Kamar utama dan kamar anak juga sebenarnya tidak terlalu  susah karena  sudah biasa mengerjakannya.  Ada ruang yang lumayan masih belum puas dibersihkan, yaitu ruang  sholat. Saya katakan demikian karena pekan ini belum sempat cuci karpetnya. Jadi hanya kami bersihkan disapu dan pel saja. Seharusnya dibersihkan pakai vacuum cleaner, tapi kami belum punya. jadi hanya dibersihkan biasa saja.


Berbenah 2 kamar tidur, yaitu kamar utama dan kamar anak kami lakukan seperti kebiasaan setiap hari, yaitu ganti sprei, sapu dan pel dari kolong ranjang sampai keluar kamar. Selanjutnya decluttering barang di lemari dan meja rias. Sebelumnya decluttering lemari pakaian sudah dilakukan beberapa pekan yang lalu jadi kami decluttering meja rias saja membuang tempat skincare yang sudah habis. Sebelumnya di atas meja rias ada beberapa skincare, parfum, dan beberapa buku yang  suka saya baca sebelum tidur. Biar tampak lega semua skincare saya masukkan ke laci  meja setelah laci dibersihkan dan dibenahi. Untuk kamar tidur anak, stelah kami bersihkan sapu dan pel, ganti sprei kemudian decluttering barang printilan di meja belajarnya.


Ruang keluarga kami berdampingan dengan  ruang makan. Di ruangan tersebut ada  meja kerja, set sofa dan set meja makan. Kami sapu dan pel serta bersihkan sofa, meja kerja, serta set meja makan. Saya usahakan di atas meja tidak banyak barang kalau bisa bersih. Biar terlihat lega.


Setelah berhasil membenahi ruanganruangan yang ada di  rumah,  rumah  terasa  lapang,  bersihdan  nyaman sehingga  betah  berlama-lama  di  rumah,  terutamadi kamar. Aktifitas di rumah juga menjadi lebih mudah dan efisien.


Kebiasaan baik yang sering kami lakukan:


Kamar tidur: Menata bantal, melipat selimut, membersihkan dan merapikan setiap bangum tidur. Saya sapu dan pel setiap hari. Kebiasan setiap pekannya mengganti sprei dan selimut.


Ruang tamu: menyapu, mengepel, merapikan dan mengelap set meja kursi setiap hari.


Ruang keluarga dan ruang makan: menyapu, mengepel, merapikan dan mengelap set meja kursi setiap hari.


Foto sebelum dibenahi dari ruang tamu, kamar utama dan kamar anak


Foto sesudah berbenah dari ruang tamu, ruang tengah, kamar tidur anak dan kamar utama

#Task11GP 

#gemarikamar

#gemaripratama

#gemaripratama4

 #GP4kelasX (6)

 #menatadirimenatanegeri

 #gemariclass 

#metodegemarrapi

 #berbenahalaIndonesia

 #indonesiarapi

 #serapiitu

 #segemariitu

 #gemarian

Sunday, December 13, 2020

Task 10 Benda Kenangan

December 13, 2020 0 Comments

 

Berbenah benda kenangan. Saya agak bingung mencari tahu barang apa di rumah yang sebenarnya tidak terpakai dan hanya disimpan sebagai benda kenangan.

Di rumah saya ada beberapa album foto pernikahan. Ini tentunya  jadi kenangan yang manis. Lalu ada beberapa pakaian anak ketika masih bayi dan balita. Ada juga beberapa sepatu, ada 2 sepeda kecil, dan mainan kuda-kudaan.

 

 Awalnya sempat berpikir disimpan dulu saja siapa tahu buat adiknya nanti. Kemudian sadar bahwa untuk apa menyimpan barang yang tidak dipakai. Kalaupun Allah memberi anak lagi dan butuh barang-barang semacam itu, InsyaAllah yakin nanti bisa beli lagi barang yang lebih up to date dan lebih bagus. Ke semua barang yang saya sebutkan tadi sudah dihibahkan ke beberapa saudara dan tetangga.

 

Kriteria Seleksi Decluttering Benda Kenangan

1.    Sudah tidak dipakai

2.    Rusak

 

 

Barang sentimentil punya saya dan suami bisa dikatakan sedikit. Suami paling tidak suka menyimpan barang tidak jelas kegunaannya. Beliau suka decluttering dan tanpa sepengetahuan saya tiba-tiba barang itu lost pindah ke pekarangan samping rumah biar sengaja diambil tukang rongsok atau pemulung.

 

Karena itu saya juga ikut-ikutan. Terhitung barang sentimentil punya saya yang sebenarnya tidak terpakai adalah baju kebaya nikah pemberian mertua. Entahlah masih sayang. Masih kepikiran dipermak biar bisa dipakai saat acara tertentu. Barang sentimentil milik saya yang lain adalah perlengkapan umroh dan pernak pernik yang saya beli saat di Mekah

 

Perlengkapan umroh berupa baju gamis besar, khimar-khimar besar, kaos kaki wudhu, penutup telapak tangan masih saya simpan rapi karena kebetulan ibu saya berniat umroh . Barang-barang tersebut saya simpan siapa tahu ibu saya butuh.

 

Sedangkan pernak-pernik dari Mekah yang masih saya simpan berupa gantungan kunci simbol kota Mekah dan pernak pernik negara lain baru beralih tangan beberapa saja. Saya suka memberi hadiah anak didik saya jika mereka mendapat nilai bagus saat tes. Itu saya simpan buat merchandise rewards mereka.

 

Proses Organising

 

Barang kenangan yang saya sebutkan tadi saya tempatkan di tempat yang seharusnya. Perlengkapan umroh saya bungkus dalam plastik baju lalu masuk ke dalam box. Sedangkan merchandise dari Mekah saya masukkan ke dalam kotan dan taruh dalam laci. Sewaktu-waktu pasti saya keluarkan dan akan saya beri buat anak didik saya.

 

Kebiasaan terkait barang kenangan

1.    Terbiasa declutter barang yang sudah dipakai

2.    Merawat barang yang sedianya akan dipakai kembali.



      #Task10GP
#gemaribendakenangan
#gemaripratama
#gemaripratama4
#GP4kelasX (isi angka kelasnya)
#menatadirimenatanegeri
#gemariclass
#metodegemarrapi
#berbenahalaIndonesia
#indonesiarapi
#serapiitu
#segemariitu
#gemarian

Task 6 ( Dapur 1)

December 13, 2020 0 Comments

 

Dalam proses decluttering dapur ini saya membuat beberapa sub kategori. Sub kategori tersebut adalah:

1.  Peralatan makan (piring, mangkuk, gelas, cutlery)

2.  Peralatan masak (panci, teflon,kukusan, sutil

3.  Peralatan kebersihan (keset, lap, serbet)

4.  Peralatan   elektronik   (magic   jar,   blender, oven listrik, mixer)

5.  Peralatan baking (loyang, cetakan kue, oven kompor)

6.  Bahan makanan (gula, garam, tepung, minyak, kecap, dll)

7.  Set pisau

8.  Kotak bekal dan botol anak

Alasannya adalah agar rapi, mudah saat mencari juga terkesan lebih mudah ditata.

 

Dalam memenuhi menu keseharian keluarga, saya berusaha menyediakan makanan  yang  sehat  dan  bergizi dan dengan cara  memasak  sendiri.  Ini yang biasa saya lakukan:

 

  • Saya terbiasa belanja bahan makanan untuk satu pekan. Saya usahakan pergi ke pasar saat weekend untuk belanja kebutuhan makanan.  Seafood, ayam, beberapa jenis sayuran hijau, buah-buahan, bumbu-bumbu, tahu, tempe dll untuk 1 pekan

 

  • Bahan-bahan makanan tersebut dimasukkan dalam kulkas dengan cara pengawetan yang pernah saya pelajari di kelas pawon. 

 

 

  • Karena kami masih keluarga kecil hanya bertiga, jadi stok makanan ditulis dan ditempel di pintu kulkas agar jangan sampai mubadzir jadi busuk tidak dimasak. Terkadang saya tulis sekalian menu  harian yang akan dimasak. 

 

  • JIka banyak sisa bahan dalam satu pekan saya masak dalam jumlah besar, Bismillah, saya sedang belajar merutinkan buat program Jum’at berkah.

 

·         Setelah melakukan decluttering saya merasa barang-barang yang ada sedikit berlebihan yang membuat sumpek. Barang yang paling banyak adalah gelas, cangkir, baskom plastik. Gelas dan cangkir ada banyak karena sengaja disimpan saat ada arisan atau pengajian di rumah biar tidak usah pinjam tetangga. Sedang baskom plastik banyak karena itu dikasih tetangga saat mereka kenduri atau hajatan, Kebiasaan masyarakat sekitar saya yang pakai baskom plastik sebagai  box atau besek makanannya. 

 

 

·         Barang yang sering digunakan peralatan makan minum, peralatan masak panci set dan penggorengan, serta baskom untuk membersihkan makanan. Peralatan elektronik yang sering dipakai magic jar, blender, food processor serta mixer. Alat pemanggang oven satu set. Alat yang belum pernah dipakai yaitu juicer. Ternyata ribet karena sudah pakai blender.

  

Penyeleksian barang dalam decluttering:

1.  Peralatan masih dipakai

Peralatan ini berupa peralatan masak yang pasti dipakai, set panci penggorengan, tempat makan dan minum. Peralatan elektronik yang pasti dipakai seperti magic jar, blender, food processor, dll.

2.          Peralatan pasti dipakai di acara-acara tertentu.

Beberapa peralatan yang tidak dipakai sehari-hari namun pasti dipakai saat-saat tertentu seperti peralatan baking karena harus buat kue, panci dan wajan ukuran besar yang pasti dipakai masak banyak saat ada saudara datang.

Sedang peralatan yang tidak masuk seleksi sudah saya declutter beberapa waktu yang lalu, yaitu beberapa panci yang sama ukurannya yang kemungkinan tidak dipakai. Tempat sayur, 1 lusin gelas kaca hadiah saat reuni yang tidak saya pakai,  baskom-baskom plastik serta tempat makan/toples yang tidak saya pakai. Barang tersebut saya hibahkan ke tetangga. 




Barang- barang terpilih

Saya  pisahkan  berdasarkan  seberapa  sering  dipakainya. Untuk peralatan makan, peralatan masak dan peralatan elektronik  yang  setiap  hari digunakan  disimpan dalam  kitchen  set dan di rak piring dalam dapur.  Hal ini memudahkan saya dan anggota keluarga saat akan dipakai. 

Untuk barang -barang yang jarang digunakan seperti gelas, cangkir untuk jamuan saat banyak tamu saya letakkan di lemari khusus, kebetulan saya taruh dalam lemari kaca. Beberapa ada yang saya masukkan dalam kardusnya agar tidak pecah. Panci , wajan besar serta oven saya masukkan dalam kitchen set bawah.

Untuk bumbu dan  bahan makanan kering, saya simpan dalam pantry/kitchen  set atau laci di  meja  dapur.

 

Tidak ada kendala berarti karena dapur kami yang ukurannya kecil memang semestinya hanya ada barang yang pasti dipakai. 

                            SEBELUM          SESUDAH

 





 Analisa Rasa

 Rapi dan Teratur 

Penataan barang-barang di dapur ditempatkan sesuai sub kategori  agar mempermudah dalam sirkulasi saat mengambil barang. Alat masak yang biasa dipakai digantung diluar. Alat masak yg jarang dipakai ditaruh di kabinet bagian bawah. Alat makan disimpan bersama alat makan lainnya, container box dan lunchbox disimpan dalam 1 tempat. Semuanya jadi lebih rapi dan teratur.

Sehat dan Bersih 

Penataan dengan barang sekitar dapur hanya ada yang terpakai saja memudahkan saya untuk menjadikan barang tersebut jadi selalu bersih. Tentunya dapur jadi tidak sumpek dan sehat karena terhindar dari binatang yang suka di tempat kotor. 

Alami dan Berkelanjutan. 

Dalam proses pengerjaanya saya menggunakan baking soda dan sedikit cairan pencuci piring. Ke depan saya sedang belajar membuat ecoenzyme yang benar-benar yang dipakai secara alami dan berkelanjutan.

 #Task6GP

#gemaridapur

#gemaripratama #gemaripratama4 #GP4kelasX (isi angka kelasnya) #menatadirimenatanegeri #gemariclass #metodegemarrapi #berbenahalaIndonesia #indonesiarapi #serapiitu #segemariitu #gemarian

.

 

Sunday, December 6, 2020

TASK 9 BERBENAH MAINAN

December 06, 2020 0 Comments

 

Berbenah mainan anak sudah pasti kami lakukan setiap hari. Anak kami baru satu dan sudah berumur 8 tahun. Sebenarnya di umur segitu mainannya sudah tidak begitu sering seperti waktu dia kecil. Dia lebih sering membaca, main pianika atau jahit menjahit buat craft. Namun hampir setiap hari ada teman atau tetangga yang datang, mulai dari  5 tahunan sampai usia di atas dia.  Pastilah kalau teman-temannya datang, mainan yang sudah rapi jadi keluar semua.


Mau tidak mau dia juga harus mulai belajar berbenah. Sebelum masuk proses berbenah mainannya, saya utarakan terlebih dulu dengan dia, dan anak saya setuju kalau dalam prosesnya ada mainan yang dibuang karena rusak, juga mainan yang dihibahkan karena sudah tidak dipakai/ tidak cocok lagi untuk dimainkan di usianya sekarang.


FYI sebelumnya semua mainan anak kesayangan kami itu jadi satu dalam big kontainer. Mulai dari boneka barbie, LOL, mainan masak-masakan, rumah-rumahan, lego yang kebanyakan dari plastik. Ketika temannya datang, mereka penasaran dan ‘bruuk’ semua mainan dikeluarkan, berceceran kesana-kemari. Meski setelahnya mereka rapikan kembali, tetap ada saja yang tidak pas dan buat tidak enak di hati.


Proses Decluttering

Dalam proses ini kami buat sub kategori. Kategori tersebut adalah:

1. boneka kain

2. masak-masakan

3. Mainan edukasi ( Lego, monopoli, ular tangga, dll)

4. Barbie dan LOL

5. Peralatan jahit /craft.

Kami buat kategori tersebut agar rapi dan mudah ditata kembali tidak teracak-acak  jika teman atu saudaranya  mau main.

 

Kriteria seleksi yang digunakan untuk decluttering mainan.

:•Rusak/tidak berfungsi/tidak lengkap

•Sudah tidak sesuai dengan usia

•Tidak ingin dimainkan lagi

Mainan yang tidak lolos seleksi jika masih layak dan dapat diperbaiki   akan   didonasikan   pada   saudara atau tetangga. Sedangkan yang rusak dijadikan satu dan diberikan ke tukang rongsok.


Pengalaman berbenah mainan bersama anak cukup menyenangkan. Respon dia baik karena sudah  tahu ibunya sedang belajar berbenah agar rumah rapi. Sedang hambatannya box atau kontainer pengkategorian mainan tidak cukup jadi ada beberapa yang masuk ke plastik.


Proses Organizing


Dalam menata dan menyimpan mainan dimasukkan dalam box per kategori kemudian semua masuk ke big kontainer  agar tetap rapi dan tidak memakan banyak ruang. Selanjutnya ke depan akan berusaha menerapkan sistem rotasi kalau dia dan teman-temannya main mainannya.

Sebenarnya ada sedikit kebiasaan terkait yang lumayan sudah diterapkan. Kebiasaan tersebut antara lain:

-          - Membersihkan mainan yang habis dipakai terutama saat main mask-masakan

-         -  Merapikan kembali mainannya dan memasukkan dalam tempat yang bisa diletakkan

-       -   Memberikan mainan yang sudah tidak dipakai dan masih layak ke saudara.

    Setelahnya saya ingin anak kesayangan kami ini mengerti pentingnya kerapian, bisa konsisten menjadi dan memberi hal yang inspiratif dan bermanfaat kepada teman-temannya.

 


                                           Foto 1. Sebelum decluttering saat semua mainan jadi satu dan amburadul



              Foto 2.  Setelah decluttering di kelompokkan dan jadwal main di rotasi  lebih rapi dan tertib

#Task9

#gemarimainan

#gemaripratama

#gemaripratama4

#GP4kelasX (6)

#menatadirimenatanegeri

#gemariclass

#metodegemarrapi

#berbenahalaIndonesia

#indonesiarapi

#serapiitu

#segemariitu

#gemarian

Monday, November 30, 2020

Buat Cuka Apel

November 30, 2020 0 Comments

 Beberapa waktu lalu saya coba buat cuka apel sendiri. Scara ya, kita tahu banget apa aja manfaat cuka apel ini. 







Cara buat:

Alat dan bahan yang dibutuhkan:

- 3 apel organik utuh

- 1 toples kaca atau plastik 

- Kain katun yang tipis

- Air

Cara membuat cuka apel:

1. Cuci semua apel yang telah disiapkan tadi

2. Potong apel menjadi beberapa bagian

3. Setelah itu biarkan apel berada dalam suhu ruangan hingga warnanya berubah menjadi kecoklatan

4. Kalau sudah berubah warna, masukkan potongan apel ke dalam toples kaca

5. Tambahkan air ke dalam toples hingga apel terendam

6. Kemudian tutup toples, lebih baik menggunakan kain katun tipis. Biarkan kain berada di bagian atas toples, namun tidak membuatnya tertutup rapat. Hal ini berfungsi agar masih ada oksigen yang masuk ke dalam campuran tersebut

7. Letakkan toples yang tertutup ini di tempat yang hangat dan gelap

8. Biarkan campuran ini selama enam bulan dan aduk setiap seminggu sekali

9. Ambil toples yang berisikan campuran tersebut, setelah proses fermentasi selama enam bulan. Hasil fermentasi ini akan menghasilkan lapisan buih di atasnya. Buih ini terbentuk dari bakteri normal karena alkohol berubah menjadi cuka

10. Kemudian saring cairan tersebut dengan menggunakan katun tipis ke dalam toples kaca lebar lainnya

11. Setelah cairan dipindahkan, tutup toples tersebut dengan kain katun tipis yang sama

12. Biarkan kembali toples yang berisikan cairan tersebut di tempat yang gelap dan hangat selama 4-6 minggu

13. Setelah memasuki masanya, pindahkan cuka apel yang sudah benar-benar terfermentasi ke dalam wadah yang lebih kecil

14. Tutup dan simpan hasil cuka apel tersebut ke dalam kulkas untuk menjaga kesegarannya

15. Selesai. Racikan cuka apel sudah bisa digunakan untuk banyak kegunaan.

Setelah selesai cuka apel dimasukkan ke dalam tempat plastik atau kaca.


Sunday, November 29, 2020

TASK 8 DOKUMEN DAN KERTAS

November 29, 2020 0 Comments

BEBENAH DOKUMEN DAN KERTAS


Pekan ini saya bebenah dokumen dan kertas. Untuk proses ini sebenarnya sudah sering saya lakukan terutama pada dokumen yang tidak begitu penting seperti  kwitansi atau struk pembelian yang sering nyumpel di tas, dompet ataupun masuk ke laci.  Sedang decluttering dan organising dokumen penting seperti ijasah, sertifikat, atau surat berharga lainnya jarang saya lakukan karena sudah menetap dalam satu bendel yang kalau tidak urgent sekali maka  tidak dibuka.

 

Proses Decluttering

 

Yang pertama saya lakukan adalah mengelompokkan berdasarkan kategori. Pembagian kategori tersebut adalah:

1.DokumenPermanen Keluarga

Contoh : Buku Nikah, Kartu Keluarga, Akta kelahiran

2.Dokumen Pendidikan

Dokumen  pendidikan  ini  dipisahkan penyimpanannya untuk Ayah, Ibu dan Anak

Contoh :Ijazah, Sertifikat,Piagam

3.Dokumen Sementara KeluargaContoh  :Paspor,  STNK,  Buku  tabungan,  Buku  servis kendaraan

4.Dokumen Asuransi

5.Dokumen & Surat Berharga

Contoh : Sertifikat rumah, Surat perhiasan, BPKB

6.Dokumen Barang Elektronik Contoh : Kartu garansi, Buku manual

7.Kartu –kartu

Contoh : Loyalty Card, Kartu berobat, ATM, BPJS

8.Dokumen Sentimental 

Contoh : slip gaji pertama, hasil karya anak, foto kenangan

9.Bukti Pembayaran yang masih diperlukan

Pengkategorian tersebut saya lakukan tentunya agar aman, rapi dan memudahkan ketika akan dicari.

 

HAMBATAN DALAM BERBENAH

Tidak ada hambatan yang berarti sebenarnya. Hambatan    terbesar justru muncul dalam diri yakni keinginan menunda pekerjaan. Namun kembali lagi memotivasi diri, bukankah saya mengikuti kelas ini untuk jadi lebih baik lagi. Jadi termotivasi kembali.

 

Kriteria Seleksi Decluttering

 

Untuk kriteria seleksi document dan kertas yang saya dipertimbangkan adalah sebagai berikut:

1.    Document masih dipakai

Dokumen ini berupa  document-document   penting   permanent   dan   sementara  yang   masih berlaku seperti Ijasah, KK, Buku nikah, BPKB, SIM, polis asuransi dll-

2.    Document tidak dipakai

Dokumen ini sebagian besar Brosur toko, nota pembayaran, katalog dari toko dll

3.    Document expired/ sudah habis masa berlaku

Seperti SKCK yang sudah expired, kartu garansi yang tidak berlaku, dll

Saat proses decluttering ini saya menemukan dokumen-dokumen yang buat kenangan. Dokumen ini sudah tidak terpakai lagi tapi sayang mau dibuang.  Sebuah foto hasil USG anak saat masih dalam kandungan, dokumen saat pemeriksaan kehamilan dulu, gaji pertama jadi guru sampai ijasah TK saya dan suami yang dulu kami bawa dari rumah orangtua.  Jadi dilihat lagi muka kami masing-masing dan membandingkannya dengan foto anak buat memastikan dominan mirip siapa gitu, hehehe... Untuk dokumen sentimentil ini pastilah kami pilah dan tempatkan dalam file khusus.

 

Proses Organising

Proses memilahdilakukan dengan cara sebagai berikut

-          Mengeluarkan  semua  kertas,  map  dan  dokumen  dari berbagai   tempat   penyimpanan   yang   masih   terpisah-pisah

-          Memilah  satu    persatu sesuai    kategori    yang    telah ditentukan

-          Mengecek masa berlaku dokumen sementara, dihancurkan  untuk  dokumen  yangs udah  expired  dan tidak digunakan

-          Memasukkan     dalam     tempat     penyimpanan,     saya menggunakan  satu clear  holder  perkategori 

-          Untuk  surat  berharga  saya  simpan  dalam  brankas  dan lemari terkunci.





#Task8GP #gemaridokumen #gemaripratama #gemaripratama4 #GP4kelasX (isi angka kelasnya) #menatadirimenatanegeri #gemariclass #metodegemarrapi #berbenahalaIndonesia #indonesiarapi #serapiitu #segemariitu #gemarian