Follow Us @soratemplates

Sunday, December 6, 2020

TASK 9 BERBENAH MAINAN

 

Berbenah mainan anak sudah pasti kami lakukan setiap hari. Anak kami baru satu dan sudah berumur 8 tahun. Sebenarnya di umur segitu mainannya sudah tidak begitu sering seperti waktu dia kecil. Dia lebih sering membaca, main pianika atau jahit menjahit buat craft. Namun hampir setiap hari ada teman atau tetangga yang datang, mulai dari  5 tahunan sampai usia di atas dia.  Pastilah kalau teman-temannya datang, mainan yang sudah rapi jadi keluar semua.


Mau tidak mau dia juga harus mulai belajar berbenah. Sebelum masuk proses berbenah mainannya, saya utarakan terlebih dulu dengan dia, dan anak saya setuju kalau dalam prosesnya ada mainan yang dibuang karena rusak, juga mainan yang dihibahkan karena sudah tidak dipakai/ tidak cocok lagi untuk dimainkan di usianya sekarang.


FYI sebelumnya semua mainan anak kesayangan kami itu jadi satu dalam big kontainer. Mulai dari boneka barbie, LOL, mainan masak-masakan, rumah-rumahan, lego yang kebanyakan dari plastik. Ketika temannya datang, mereka penasaran dan ‘bruuk’ semua mainan dikeluarkan, berceceran kesana-kemari. Meski setelahnya mereka rapikan kembali, tetap ada saja yang tidak pas dan buat tidak enak di hati.


Proses Decluttering

Dalam proses ini kami buat sub kategori. Kategori tersebut adalah:

1. boneka kain

2. masak-masakan

3. Mainan edukasi ( Lego, monopoli, ular tangga, dll)

4. Barbie dan LOL

5. Peralatan jahit /craft.

Kami buat kategori tersebut agar rapi dan mudah ditata kembali tidak teracak-acak  jika teman atu saudaranya  mau main.

 

Kriteria seleksi yang digunakan untuk decluttering mainan.

:•Rusak/tidak berfungsi/tidak lengkap

•Sudah tidak sesuai dengan usia

•Tidak ingin dimainkan lagi

Mainan yang tidak lolos seleksi jika masih layak dan dapat diperbaiki   akan   didonasikan   pada   saudara atau tetangga. Sedangkan yang rusak dijadikan satu dan diberikan ke tukang rongsok.


Pengalaman berbenah mainan bersama anak cukup menyenangkan. Respon dia baik karena sudah  tahu ibunya sedang belajar berbenah agar rumah rapi. Sedang hambatannya box atau kontainer pengkategorian mainan tidak cukup jadi ada beberapa yang masuk ke plastik.


Proses Organizing


Dalam menata dan menyimpan mainan dimasukkan dalam box per kategori kemudian semua masuk ke big kontainer  agar tetap rapi dan tidak memakan banyak ruang. Selanjutnya ke depan akan berusaha menerapkan sistem rotasi kalau dia dan teman-temannya main mainannya.

Sebenarnya ada sedikit kebiasaan terkait yang lumayan sudah diterapkan. Kebiasaan tersebut antara lain:

-          - Membersihkan mainan yang habis dipakai terutama saat main mask-masakan

-         -  Merapikan kembali mainannya dan memasukkan dalam tempat yang bisa diletakkan

-       -   Memberikan mainan yang sudah tidak dipakai dan masih layak ke saudara.

    Setelahnya saya ingin anak kesayangan kami ini mengerti pentingnya kerapian, bisa konsisten menjadi dan memberi hal yang inspiratif dan bermanfaat kepada teman-temannya.

 


                                           Foto 1. Sebelum decluttering saat semua mainan jadi satu dan amburadul



              Foto 2.  Setelah decluttering di kelompokkan dan jadwal main di rotasi  lebih rapi dan tertib

#Task9

#gemarimainan

#gemaripratama

#gemaripratama4

#GP4kelasX (6)

#menatadirimenatanegeri

#gemariclass

#metodegemarrapi

#berbenahalaIndonesia

#indonesiarapi

#serapiitu

#segemariitu

#gemarian

No comments:

Post a Comment