Follow Us @soratemplates

Sunday, November 22, 2020

TASK 3 GEMARAPI PAKAIAN 1

Proses Decluttering

Sub Kategori Pakaian

 Pada proses decluttering ini saya mengelompokkan pakaian menjadi beberapa  sub kategori pakaian. Saya merasa dengan dibuat sub kategori pakaian, memudahkan kita saat kita ingin memakainya. Selain itu susunan pakain yang terlihat di lemari lebih rapi dan menyenangkan. 


Kelompok sub kategori  yang saya buat, yaitu:


  1. Pakaian sehari-hari.

Kelompok pakaian ini saya letakkan di bagian tengah lemari dalam sebuah box organise yang beberapa saya  buat sendiri dari kardus.

Ada bagian khusus daster/pakaian tidur, ada box berisi celana panjang, box berisi rok, box berisi atasan dan box berisi  gamis.


  1. Pakaian khusus.

Sub kategori ini saya buat dalam beberapa bagian, yaitu baju kerja, baju khusus olahraga, dan baju musiman.

Baju kerja saya gantung dalam dua buah lemari. Satu lemari untuk baju suami, dan satu lemari gantung untuk baju kerja saya. Baju olahraga mask dalam sekat tersendiri. Baju olahraga khusus saya sendiri dan sekat baju olahraga suami. Sedang baju musiman yang berisi baju yang dipakai saat musim tertentu saja seperti kebaya saya letakkan dalam box organise. 


Kriteria Seleksi


Dalam Proses decluttering pakaian ini kami menggunakan kriteria berdasarkan masih dipergunakan / masih terpilih atau tidak dipergunakan (tidak terpilih)

Dalam prosesnya diseleksi apakah masih dan layak dipergunakan dalam hal ini masih nyaman dipakai, tidak kekecilan atau ketat, dan pakaian yang tidak. Ada 4 box sebagai alat bantu, masing-masing saya tulis sesuai yang akan diisi. Baju yang akan disimpan, Sale, Donasi/Hibah dan recycle untuk pakaian yang sudah tidak layak pakai.

Box 1. Simpan. Pakaian ini masih dipergunakan jadi setelahnya segera saya rapikan lagi dan masuk dalam lemari.

Box 2. Sale: Pakaian ini masih bagus, beberapa gamis branded yang sudah saya rencanakan untuk dijual. Hasilnya InsyaAllah akan saya pakai untuk menyantuni anak-anak yatim/ tidak mampu. 

BOX 3: Donasi/Hibah: Pakaian ini masih layak pakai dan bagus tapi tidak dipakai karena kekecilan dan hal yang lainnya. Rencananya akan saya hibahkan ke tetangga atau saudara.

BOX 4:  Pakaian dengan sobekan di sana sini sudah tidak layak pakai. Rencananya InsyaAllah akan saya recycle dipotong-potong dan dijahit untuk dijadikan keset rumah atau isian beanbag.


Pengalaman Pada Saat Proses Decluttering

Sebenarnya proses decluttering ini bukan hal yang memberatkan buat saya karena sebelumnya banyak literasi yang sudah saya baca, dan suami mendukung penuh karena beliau suka dengan kerapian. Pakaian saya, suami dan anak bahkan sudah beberapa kali di declutter dan sudah dipakai pemilik yang baru. 

Namun demikian, dalam prosesnya kemarin tetap saja kami mendapati puluhan baju yang sudah lama dan kemungkinan tidak  dipakai. Jadi berpikir ternyata banyak kemubaziran yang kami lakukan.

Sedikit hambatan saja saat men declutter baju-baju anak dan akan dimasukkan dalam box sale atau hibah, tampak gadis cilik saya keberatan. Tapi Alhamdulillah setelah dijelaskan pelan-pelan bahwa apa yang kita punyai nanti dipertanggung jawabkan atau dihisab kelak anak saya mengerti. 

Proses Organising

Cara Menata Pakaian

Dalam prosesnya organising, pakaian terpilih saya susun rapi dan masuk sesuai sub kategorinya dalam lemari. Teknik penyimpanan dan melipat disesuaikan dengan kondisi lemari dan jenis pakaian. 

Sebagian besar pakaian yang masuk dalam box organiser daya lipat pakai metode konmari.  Baju seragam kami bertiga, saya pakai metode gantung. Sedang untuk baju berbahan tebal demikian juga jaket saya lipat biasa dan disusun rapi secara vertikal tidak tinggi. Spesial celana panjang suami, saya lipat biasa dan disusun vertikal ke atas.

Untuk pakaian khusus yang jarang digunakan misal jas,kebaya, baju muslim berwarna putih, saya beri plastik. 

Jilbab segi empat, saya lipat biasa dalam bentuk tidak terlalu lebar. Kemudian saya masukkan dalam storage transparan agar terlihat saat mau diambil. Sedang jilbab instant saya lipat metode konmari dan masuk dalam box storage.

Beberapa metode tersebut saya pakai menyesuaikan bentuk dan bahan pakaian. Metode tersebut juga membuat rapi, teratur, aman karena semua masuk ke storage jadi sedikit kemungkinan untuk diacak-acak suami atau anak. Selain itu nyaman dilihat. 

Hambatan Dalam Menyimpan Pakaian

1. Hambatan pertama yaitu ketika menyimpan jilbab/ khimar yang lebar. Karena bahan licin dan jatuh agak susah melipatnya jadi saya gantung. Namun sayangnya karena lemari gantung tingginya sesuai untuk atasan saja jadi khimarnya menyapu bawah.

2. Hambatan kedua pada penyimpanan pakaian yang tidak terpilih. Untuk yang tidak layak pakai ingin segera diselesaikan biar tidak jadi clutter tapi sayangnya memang memerlukan waktu yang tidak cepat.






Analisa Rasa

  1. Rapi dan teratur

Pakaian  yang sudah terkurangi dan dilipat menyesuaikan jenis pakaian serta dumasukkan dalam box sesuai sub kategori menciptakan suasana rapi dan teratur dan sedap dipandang.

  1. • Aman dan Nyaman

Decluttering pakaian yang aman dan nyaman dipakai serta organising dengan menyusun pakaian metode konmari dalam box serta lipatan dalam tumpukan vertikal yang tidak terlalu tinggi, menciptakan rasa aman karena agar tidak mudah tumpah dan berantakan.  Susunan pakaian yang rapi menciptakan rasa aman dan nyaman.

3 • Sehat dan Bersih

Decluttering dan organising bisa dikatakan seperti mencuci lemari, menjadikan lemari kita bersih dari debu dan lebih sehat. Pakaian yang terpilih pun  yang tepat.

•4. Alami dan Berkelanjutan

Decluttering dan organising pakaian yang terpilih dan tidak terpilih secara alami kita yang menetapkan. Menata pakaian yang sudah disesuaikan dengan kondisi masing-masing anggota keluarga agar nyaman dan dapat diterapkan secara berkelanjutan. Pakaian yang tidak layak bisa tetap dipakai berkelanjutan dalam bentuk recycle 


#Task4GP #gemaripakaian #gemariaksesoris #gemaripratama #gemaripratama4 #GP4kelasX (isi angka kelasnya) #menatadirimenatanegeri #gemariclass #metodegemarrapi #berbenahalaIndonesia #indonesiarapi #serapiitu #segemariitu #gemarian

















No comments:

Post a Comment