Follow Us @soratemplates

Wednesday, January 27, 2021

Task 14 Home Safety

 

Task 14   Home   Safety

Baru ngeh, home safety  amat sangat perlu diperhatikan. Sambil memandang dan menjelajahi semua ruangan, saya temukan beberapa hal yang sudah sesuai dan masih harus diperbaiki.

Berikut check list home safety di rumah saya

 

1.      Area kamar tidur

 

Kamar tidur utama tidak berjendela karenanya kami beri exhouse untuk hilir mudik udara serta ventilasi yang sudahkami tutpi dengan net anti nyamuk. Kamar tidur anak sudah berjendela karena letaknya di depan. Di kamar anak ini sayangnya masih belum diberi teralis. Sedang kami bicarakan bagaimana teralis yang tepat, aman namun bisa juga untuk jalur evakuasi  untuk tipe jendela spanyol kamar anak kami.

Tempat   tidur setiap bangun tidur, bed selalu dirapikan, kami kibas-kibaskan selimut dan juga bantal guling. Terlebih lagi saat beranjak tidur. Tujuannya selain menjalankan sunah juga demiu keamanan kalau-kalau ada serangga, debu atau kotoran di atas bed.  

Pintu- Pintu kamar beberapa kali mengalami masalah saat dikunci. 21 x pernah saya dan anak terkunci dalam kamar. Untungnya saat itu suami tidur depan TV jadi saat kamar tidak bisa terbuka beliau bisa  bongkar dari luar. Meski sudah diganti kunci namun  agak trauma juga saat malam mau mengunci kamar, takut kejadian seripa muncul lagi. Makanya saya niatkan minggu ini untuk beli grendel agar bisa dikunci apakai grendel saja.

 

2.      Areadapur

 

Kompor

Kami selalu memastikan kondisi kompor dalam keadaan off alias mati ketika akan tidur dan bepergian atau kapanpun sehabis masak. Di area dapur kami juga meyiapkan alat pemadam kebakaran sederhana yang kecil.

Untuk benda-benda tajam seperti pisau,kami tempatkan di wadah khusus pisau dapur yang menurut kami aman.

Lantai dapur

Lantai dapur yang terkadang terasa licin karena cipratan minyak saat menggoreng atau dari cipratan air saat cuci piring, kami minimalisir dengan langsung mengelapnya dan berusaha agar ciprtan minyak dan air tidak menimbulkan masalah

 

3.      Area ruang tamu atau ruang keluarga

 

TV sudah nempel di tembok karena kebetulan kami pakai TV LED. Colokan TV sudah aman, namun yang masih semrawut ada di meja kerja saya dan suami. Di situ ada colokan untuk ngechas cellpone, printer dan beberapa lat elektonik lain. Tidak bergitu bermasalah namun terkadang kebiasaaan kami yang suka cabut hp saja tanpa melepas chargernya. Kalau jadi kebiasaan bahaya juga kalau ada saudara kami yang masih punya anak kecil bertandang ke rumah. Dengan penuh kesadaran kami akan menghilangkan kebiasaan jelek kami.

 

Colokan lain ada di kamar sholat yang juga kami pakai untk menyetrika. Kebetulan yang menyetrika si mbak. InsyaAllah selalu teliti tidak meninggalkan setrikaan dalam keadaan panas atau on.

 

Pintu dan jendela Setiap rumah sepi saat suami keluar dan bersama anak sendiri, saya selalu memastikan pagar, pintu-pintu terkunci. Ada orang yang bisa dikatakan sakit jiwa suka hilir mudik di sekitaran lingkungan. Jadi untuk jaga-jaga saya pastikan terkunci. Terlebih saat menjelang tidur. Suami dan saya juga memastikan pagar, pintu-pintu terkunci semua.

 

Di rumah kami bisa dikatakan tidak ada  teralis. Jalur evakuasi pun bisa mudah dilewati dari kamar atau ruangan manapun. Di rumah ada 2 pintu menuju ke luar dan 1 pintu menuju ke belakang.

 

4.      Area kamar mandi/ WC / laundryroom / tempatwudhu

Lantai-lantai di tempat tersebut rawan licin. Jadi sebisa mungkin disikat minimal 2 hari sekali.

 

5.      Area halaman

Lampu teras ada 2 dan keduanya menyala dengan baik. Sedang di pagar juga samping kanan kirinya kami pasangi lampu. Selama ini fine-fine saja, namun stelah membaca beberapa literasi, pengin juga diganti lampu emergensi biar kalau pulang kemalaman dari mertua dan lupa menyalakannya tetap nyala.

Pintu gerbang

Setiap  rumah sepi  pintu gerbang saya tutup kecuali tetangga atau anak-anak tetangga main di sekitaran rumah. Terelbih ketika mau tidur tentunya pintu pagar kami kunci.

 

6.      SOP home safety di rumah

 

Ada 3 SOP yang perlu diperhatikan

1.      Membuat tas darurat Selama ini belum terpikirkan. Drai kelas ini saya baru paham kita perlu mempersiapkan segala sesuatu agar aman. Rencananya saya akan belajar mempersipkan tas ini segera meski dengan beberapa barang yang tentunya tidak semua komplit. Karena beberapa barang yang belum tersedia.

 

2.      Membuat peta jalan keluar darurat.

Ruang kamar tidur jalur evakuasinya lewat pintu. Ruang kamar mandi jalur evakuasinya lewat pintu. Kamar manid jalur evakuasinya lewat pintu. Setelahnya jalur evakuasi bisa lewat pintu depan atau pintu samping. Untuk titik kumpulnya ada di pertigaan gang.

 

3.      Kelengkapan rumah.

Saya menuliskan no hp tetangga dan beberapa instansi  penting  ddalam sebuah kertas yang ditempel di meja kerja.

 

#Task14GP #gemarihomesafety #gemaripratama #gemaripratama4 #GP4kelasX (isi angka kelasnya) #menatadirimenatanegeri #gemariclass #metodegemarrapi #berbenahalaIndonesia #indonesiarapi #serapiitu #segemariitu

No comments:

Post a Comment